High availability server dengan heartbeat + drbd di centos 6.x | Part 3

3
983

Hai sobat sekolahlinux, kali ini kita akan melanjutkan tutorial untuk High availability server dengan heartbeat + drbd di centos 6.x, untuk tutorial sebelumnya bisa dilihat di sini.

High availability server dengan heartbeat + drbd di centos 6.x | Part 1

High availability server dengan heartbeat + drbd di centos 6.x | Part 2

nah mari kita lanjutkan tahapan berikutnya, kali ini kita akan mengimplementasikan DRBD 😀 jadi persiapkan dirimu dan logikamu, oke ikuti cara-cara dibawah ini, sekedar mengingatkan berikut ini topologi ip dan server yang kita gunakan.

berikut ini ip yang akan digunakan pada masing-masing server

floating ip      : 192.168.1.5     <<– ip ini adalah ip bayangan biar lebih paham ikutin aja tutorialnya :D

node1.akbar : 192.168.1.10   <<– node1.akbar adalah nama hostname dari server1

node2.akbar : 192.168.1.20   <<– node2.akbar adalah nama hostname dari server2

jangan lupa install elrepo repo, konfigurasi ntp dan waktu pada kedua server, konfigurasi disk yang akan digunakan, dll, tutorialnya ada di part1 😀

jika sudah semua saatnya install drbd dengan command dibawah ini pada kedua server

lalu buat file server.res pada server1

isikan dengan code ini didalamnya

jika sudah save file tersebut dan copy ke server2 dengan cara dibawah ini

jalankan command ini pada kedua server, script (of=/dev/sdb1) adalah partisi yang kita buat di tutorial part1

jika sudah jalankan perintah ini pada kedua serverdrbdadm create-md server

lalu jalankan command ini pada server1 lalu server2

jika sudah jalankan command ini hanya pada server1

untuk melihat prosesnya bisa dengan menjalankan command ini

tunggu hingga prosesnya 100%, jika sudah 100% maka harusnya ketika diketikkan command ini hasilnya seperti dibawah ini untuk disisi server1

sedangkan untuk disisi server2 hasilnya seperti dibawah ini

TES KONFIGURASI DRBD

jalankan command dibawah ini hanya pada sisi server1

lalu buat folder dibawah ini hanya pada sisi server1

ketikkan command dibawah ini pada server1 untuk melihat apakah folder sekolahlinux sudah termount atau belum dengan /dev/drbd0

jalankan comman dibawah ini, untuk membuat file di folder sekolahlinux pada server1 dan nantinya jika drbdnya berhasil file yang kita buat pada server1 akan muncul di server2.

jika sudah unmount /dev/drbd0 pada server1 dan jadikan server1 sebagai secondary (*)

jika sudah masukkan command ini pada server2 (*)

jika berhasil maka harusnya file file-percobaan yang kita buat di server1 akan langsung muncul di server 2 tanpa harus kita membuatnya,

jangan lupa kembalikan server1 sebagai primary jika sudah melakukan test ini 😀 dengan membalik cara diatas yang saya beri tanda (*)

3 COMMENTS

  1. # drbdadm secondary server

    gan, saat command diatas muncul : 0: State change failed: (-12) Device is held open by someone
    Command ‘drbdsetup-84 secondary 0’ terminated with exit code 11

    jadi ga bisa di set ke secondary, gimana ya solusinya

    • pastikan agan sudah menjalankan unmount /dev/drbd0 pada server1, karena jika tidak maka akan muncul pesan tersebut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here