membuat custom image docker dengan commit & Dockerfile

0
31

Halo sobat sekolahlinux pada tutorial kali ini saya akan memberikan sedikit tutorial tentang bagaimana cara membuat custom docker image, untuk membuat docker image bisa dengan 2 cara, yang pertama bisa dengan anda menjalan container lalu masuk kedalamnya lalu kemudian custom dan install macam-macam didalamnya setelah itu di commit, atau bisa juga dengan menggunakan Dockerfile, pada tutorial kali ini kita akan membahas keduanya, yaitu dengan menggunakan commit dan juga menggunakan Dockerfile, pertama kita akan membahas membuat custom docker image dengan metode commit

Cara Pertama Docker Commit

pada dasarnya untuk membuat custom image menggunakan metode commit adalah yang paling mudah, namun tidak terlalu banyak yang bisa kita lakukan, misalnya membuat entrypoint tidak bisa dilakukan dengan metode ini, tapi jika kalian hanya ingin membuat modifikasi pada beberapa config didalam image tersebut atau menginstall atau menambahkan beberapa tool didalam image tersebut bisa menggunakan metode commit ini, pastikan base image yang ingin dibuat custom sudah running containernya, karena kita membutuhkan id_container yg sedang berjalan

contohnya seperti dibawah ini

dan dibawah ini perintah2 yang saya lakukan

terlihat diatas size imagenya berubah lebih besar, karena tadi saya sempat menjalan update pada container dari image ubuntu

 

Cara Kedua Dockerfile

untuk cara kedua ini biasanya saya gunakan untuk membuat image custom untuk keperluan microservice yang nanti akan saya gunakan di kubernetes di pekerjaan, pertama kita beranggapan kita berada didalam direktori path “/home/sekolahlinux/” didalam folder tersebut ada file (hello-world.jar, Dockerfile)

masuk kedalam file Dockerfile

selanjutnya isi dengan paramater dibawah didalam filenya

penjelasan dari paramater diatas

  • FROM: digunakan untuk memilih base docker image mana yang akan digunakan untuk membuat docker image baru
  • MAINTAINER: digunakan untuk set siapa author yang membuat custom image ini
  • RUN: digunakan untuk menjalankan perintah didalam base docker image, misalkan membuat folder, install tool, ataupun update base docker image
  • COPY: digunakan untuk mengcopy file yang ada di direktori lokal kedalam base docker image
  • EXPOSE: digunakan untuk memberitahu docker port mana yang akan digunakan secara default protocol yang digunakan adalah TCP
  • ENTRYPOINT: digunakan untuk menanamkan perintah ke base docker image, dan perintah itu akan eksekusi ketika custom docker image nantinya dijalakan, atau lebih mirip applikasi yang berjalan saat proses startup
  • masih banyak paramater-paramaer yang bisa kalian gunakan, untuk detailnya kalian bisa berkunjung ke link berikut https://docs.docker.com/engine/reference/builder/

jika sudah jalankan perintah ini

maka akan keluar hasil seperti ini

lalu coba kalian jalankan perintah “docker images”

yaps image baru telah terbuat 😀

sekian tutorial kali ini, pada article docker berikutnya kita akan membahas bagaimana cara push image docker baik itu ke private registry ataupun ke public registry, jika ada yang kurang paham silahkan ditanyakan di kolom komentar dibawah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here